RSS Feed

Monthly Archives: January 2013

The Shawshank Redemption

Rasanya cukup wajar bila film ini menjadi nomor satu di peringkat film IMDB. Bagi saya pribadi, film yang disutradarai oleh Frank Darabont ini sarat akan nilai-nilai moral. Film ini bercerita tentang kehidupan di sebuah penjara bernama “Shawshank” yang mengambil setting waktu pada tahun 1947. Penjara ini adalah tempat berkumpulnya para terpidana seumur hidup. Bermacam dakwaan mereka mulai dari perampokan hingga pembunuhan, namun bagi sesama terpidana, pameo yg berkembang adalah “Everybody in here’s innocent.”

The Shawshank Redemption Adalah Andy Dufresne (Tim Robbins) yang menjadi tokoh utama dalam film ini. Andy adalah seorang bankir, terpidana seumur hidup akibat membunuh istri dan pasangannya setelah menangkap basah mereka yg sedang berselingkuh. Sepanjang film, karakter yg nampak pada diri Andy cukup unik. Di awal film, IMO ia nampak kurang pantas menjadi tokoh utama, namun semakin ke penghujung film karakternya semakin nampak.

Di penjara ini Andy bertemu dg Red (Morgan Freeman) yg berperan sbg “pengusaha” di dalam penjara. Red menjadi juragan “bisnis” di kalangan terpidana. Bisnisnya antara lain dengan taruhan, dan penyedia barang-barang dari luar penjara. Bayarannya terkadang berupa rokok, minuman (bir), dan terkadang juga uang.

Red dan beberapa temannya kemudian Read the rest of this entry

Advertisements

Zaid bin Tsabit r.a

Usianya baru menginjak tiga belas tahun. Badannya kecil, postur tubuh pun kurus kerempeng. Namun, ia sudah sibuk mengurus ummat. Padahal, dalam taraf usia yang seperti itu bahkan ia belum lagi disebut mukallaf. Entah apa yang ada di benaknya, yang pasti ia mempunyai cita-cita mulia terhadap dien ini.

Ketika itu, anak kecil ini mendengar kabar bahwa umat Islam akan berangkat menuju lembah Badar. Saat itu kaum muslimin akan berperang melawan kaum musyrikin. Dengan serta merta dan diiringi rasa peduli dan cinta yang teramat besar, ia berangkat memenuhi panggilan tersebut. Zaid kecil berjalan dengan membawa sebuah pedang yang ukurannya bahkan lebih panjang daripada badannya! Ia pun kemudian Read the rest of this entry

Asal Muasal Minangkabau

Asal Muasal #MinangKabau | by : @AnakRantauMng

A_RUdP7CQAA-KAa.jpg largeTiga anak dari Raja Iskandar Zulkarnain (Alexander Agung) dari Makadunia (Macedonia) yaitu Maharajo Alif , Maharajo Japang dan Maharajo Dirajo berlayar bersama, dan saat dalam perjalanan mereka bertengkar sehingga mahkota kerajaan jatuh ke dalam laut. Maharajo Dirajo yang membawa Cati Bilang Pandai -seorang pandai emas- berhasil membuat satu serupa dengan mahkota yang hilang itu. Mahkota itu lalu ia serahkan kepada abang-abangnya, tetapi mereka mengembalikannya kepada Maharajo Dirajo karena ia dianggap yang paling berhak menerima, yaitu karena dianggap telah berhasil menemukannya.

Mereka adik beradik lalu berpisah. Maharajo Alif meneruskan perjalanan ke Barat dan menjadi Raja di Byzantium, sedang Maharajo Japang ke Timur lalu menjadi Raja di China dan Jepang (Jepun), manakala Maharajo Dirajo ke Selatan sedang perahunya terkandas di puncak Gunung Marapi saat Banjir Nabi Nuh melanda.

Begitu banjir surut, Read the rest of this entry

Ooh..otak orang Indonesia

otak*oleh : Nunki Suwardi,
Pendiri Pusat Studi Psikologi Komunikasi Bawah Sadar

Hari Ibu lalu saya berkesempatan mengikuti seminar Prof. Rhenald Khasali. Beliau bercerita sebagian besar pejabat kita lulusan perguruan tinggi negeri peraih IP terbaik di almamaternya. Tapi mengapa banyak diantaranya pasif tidak punya iniasiatif. Mereka lebih suka menunggu daripada mengambil resiko membuat perubahan bagi negeri ini. Apa yang salah dengan pendidikan kita? Anak SMP kita belajar 15 bidang studi dan anak SMA kita 18 bidang studi. Sementara di New Zealand hanya ada 2 bidang studi wajib yaitu matematika dan bahasa inggris dan 4 bidang studi pilihan. Bahkan di SMA anak2 kita sudah diajari kalkulus dan matrix diferensial sementara pelajaran yang sama baru dipelajari di level perguruan tinggi di Amerika. Kesimpulannya anak-anak Indonesia cerdas. Tapi mengapa kita tidak bisa pergi ke bulan? Tidak bisa bikin kereta api super cepat seperti shinkansen?

Read the rest of this entry

Asywak

Samiroh berkata, “Maafkan aku bila harus mengatakan yang sebenarnya. Aku sangat mempercayaimu dan merasakan kadar cintamu begitu tinggi. Andai kau bedah hatiku, niscaya kau akan menemukan perasaan yang sama padamu. Namun, di hatiku ada duri-duri. Tanganmu akan kuletakkan di sana dan kuserahkan duri itu kepadamu dan menunggu sikap yang akan kau ambil.”

“Katakanlah semuanya, jangan khawatir!”

“Aku memang telah bertekad untuk mengatakan masa laluku, bersama orang lain.”

Kutipan di atas adalah cuplikan dari novel “Asywak” karya Sayyid Qutb, Read the rest of this entry