RSS Feed

Ooh..otak orang Indonesia

otak*oleh : Nunki Suwardi,
Pendiri Pusat Studi Psikologi Komunikasi Bawah Sadar

Hari Ibu lalu saya berkesempatan mengikuti seminar Prof. Rhenald Khasali. Beliau bercerita sebagian besar pejabat kita lulusan perguruan tinggi negeri peraih IP terbaik di almamaternya. Tapi mengapa banyak diantaranya pasif tidak punya iniasiatif. Mereka lebih suka menunggu daripada mengambil resiko membuat perubahan bagi negeri ini. Apa yang salah dengan pendidikan kita? Anak SMP kita belajar 15 bidang studi dan anak SMA kita 18 bidang studi. Sementara di New Zealand hanya ada 2 bidang studi wajib yaitu matematika dan bahasa inggris dan 4 bidang studi pilihan. Bahkan di SMA anak2 kita sudah diajari kalkulus dan matrix diferensial sementara pelajaran yang sama baru dipelajari di level perguruan tinggi di Amerika. Kesimpulannya anak-anak Indonesia cerdas. Tapi mengapa kita tidak bisa pergi ke bulan? Tidak bisa bikin kereta api super cepat seperti shinkansen?

Tambahnya, apa yang kurang pada anak-anak Indonesia, coba? Dari kecil anak2 indonesia dibedong, diberi minyak telon agar tidak kedinginan padahal negeri kita negeri tropis yang hangat. Belajar jalan saja di tatah. Makan disuapin. Nggak cukup, pergi pulang sekolah di antar dengan mobil. Dan di rumah sudah ada si mbok yang cuci masak. Yes! Anak-anak kita terbiasa dengan segala kenyamanan sejak kecil. Terbiasa diberikan yang terbaik, diprotektif sehingga mereka tidak berani mengambil resiko dan menuntut kenyamanan yang sama ketika besar yaitu dilayani bukan melayani!

Saya ingat cerita Bu Nita, Kepala Sekolah RA Istiqlal, ada seorang anak yang dibiasakan bersandal di rumahnya. Saat disuruh lepas sepatu, si anak menolak dan minta digendong masuk ruang kelas karena jijik berjalan tanpa alas kaki! Setiap hari anak-anak disana diwajibkan membawa beberapa potong bajunya agar main air sambil belajar cuci baju karena orang tuanya di rumah melarang anak main air agar tidak sakit karena kedinginan dan agar tidak mengotori rumah.

Saya ketawa dan bilang pada beliau. lha waktu anak-anak saya masih kecil saya diomongin tetangga : “Ibunya psikolog, bapaknya dokter tapi anaknya dibiarin main got dan main tanah, gimana sih !”. Karena anak saya juga gemar memanjat, bapaknya membuat perosotan dan tali-tali untuk bergantungan di pohon. Tetangga komentar lagi : “anak kok disuruh gelantungan kayak monyet! Nanti kalau jatuh, digigit semut gimana. Ngerti nggak sih didik anak?”. Ha ha ha.

Ehm.. ini baru satu. Ada lagi penyebab lainnya menurut Prof Rhenald : Anak-anak kita tidak pernah dibiasakan berpikir kritis tapi menghapal! Sehingga mereka tidak mampu berpikir kreatif dan out of the box. Dengan kesal Prof Rhenald cerita pernah memanggil beberapa mahasiswa peraih nilai tertinggi di kelas marketing. Di tanya teori dan konsep marketing jagonya luar biasa. Trus beliau bilang, nah sekarang coba kamu marketing kan diri kamu sendiri gimana caranya? Bengong semua tak ada yang bisa jawab! Si sulung di sebelah saya berkomentar, “iya bunda.. aku juga bingung dengan cara belajar teman2ku. Mereka itu kalau belajar menghapal. Trus kalau ujian pada mencontek aku dikomentari jawabanku salah karena nggak sama dengan di buku. Waktu aku dapat nilai bagus mereka bingung, kan jawabanmu salah. Aku bilang, lha belajar itu kan yang penting ngerti bukan menghapal”.

Cerita Pak Rhenald dan si sulung membuat saya mengelus dada. Teringat sebuah joke, alkisah diadakan sebuah lelang otak. Otak orang Jepang dihargai mahal, lalu otak orang Amerika lebih mahal lagi, kemudian giliran otak orang Indonesia yang tanpa diduga ternyata hargamya sangat mahal berkali lipat karena….otaknya original, masih kosong belum diisi!

Salam Perubahan untuk Indonesia yang lebih baik,

—————————————————————————————————————-

*copas dari salah satu milis yang saya ikuti..🙂

About Hajid Al Mahdy

Hajid Al Mahdy, sebuah nama pena. Seorang Muslim yang berdarah Minang, terlahir pada tahun 1992. Memiliki golongan darah AB. Saat ini masih berstatus mahasiswa di Yogyakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: