RSS Feed

Menang atau menang..

Salah seorang Kaisar di Jepang selalu melakukan pengundian dengan menggunakan mata uang logam setiap kali akan maju ke medan perperangan. Jika yang muncul ke permukaan adalah gambar maka berarti tentara akan “menang”, dan apabila yang muncul tulisan dan angka berarti tentara akan mengalami “kekalahan.”

Hebatnya adalah, setiap mengadakan pengundian kaisar ini tidak pernah mendapatkan angka. Selalu yang muncul adalah gambar. Oleh karena itu, tentara berangkat dengan penuh semangat dan keyakinan pasti menang.

Tahun demi tahun berlalu kaisar itu berhasil mewujudkan kemenangan demi kemenangan sampai ia mampu menyatukan seluruh Jepang di bawah kekuasaannya. Tidak ada yang berani angkat kepala terhadap kekuasaannya. Hingga pada akhirnya kaisar itu memasuki usia lanjut. Datanglah waktunya untuk berpisah dengan kehidupan dunia untuk melangkah ke kehidupan akhirat. Di saat ia mengalami sakaratul maut, masuklah putra mahkota yang akan menggantikan kedudukannya.

Putra Mahkota berkata: Ayahanda, aku ingin kepingan uang logam yang biasa engkau gunakan untuk mengundi, biar aku lanjutkan kebiasaan yang sudah engkau lakukan. Aku juga akan mewujudkan kemenangan-kemenangan besar seperti yang sudah engkau capai“.

Kaisar mengeluarkan kepingan uang itu dari sakunya dengan susah payah. Lalu ia menyerahkannya kepada putra mahkota. Sang putra mahkota terperanjat ketika melihat kepingan uang itu. Ia mendapati kedua sisi mata uang itu hanya ada gambar, tidak ada angka pada salah satu sisinya.

Dengan spontan putra mahkota berkata, ia lupa kondisi ayahnya yang sudah sangat payah, “Engkau sudah menipu rakyat selama ini, apa yang harus aku katakan kepada mereka? Ternyata ayahku adalah seorang pahlawan yang penipu!

Kaisar menjawab perkataan anaknya dengan nafas tersengal-sengal, “Aku tidak pernah menipu siapapun. Beginilah kehidupan wahai anakku. Ketika engkau maju ke medan pertempuran, di sana hanya ada dua pilihan : Kemenangan, dan pilihan ke dua…

Kemudian ia diam beberapa saat sebelum melanjutkan perkataannya.

Kemenangan…

———————————————————————

Benar, dalam hidup ini kita hanya punya dua pilihan. Yaitu: Antara menang dan menang.

Rasulullah bersabda: “Mencengangkan perkara orang mukmin itu, dan hal itu tidak akan terjadi kecuali pada diri seorang mukmin : Apabila ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur dan itu baik baginya. Dan apabila ia ditimpa kesusahan ia bersabar, dan itu baik baginya.” (HR. Muslim)

Sang kaisar melihat dengan pandangan kacamata agamanya dan kita melihat dengan pandangan kacamata agama kita, Islam.

Dalam kondisi yang lain kita hanya punya dua pilihan: Jika bukan kemenangan, maka mati syahid.

‘Isy Kariiman aw Mut Syahiidan.

Hidup mulia atau mati syahid. Inilah kehidupan seorang mukmin hakiki.

About Hajid Al Mahdy

Hajid Al Mahdy, sebuah nama pena. Seorang Muslim yang berdarah Minang, terlahir pada tahun 1992. Memiliki golongan darah AB. Saat ini masih berstatus mahasiswa di Yogyakarta.

One response »

  1. di antara mereka ada yang gugur dan di antara mereka ada yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak mengubah janjinya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: