RSS Feed

Puisiku (3)

Puisiku bagaikan nada-nada yang mengalun syahdu, menggetarkan sukma, menembus relung jiwa. Bila kau minta ku nyanyikan lagu cinta, suaraku sumbang. Kunyanyikan lagu rindu, hatiku pilu. Maka biarkan kupetik dawai gitar ini, sekedar peneduh hatimu yang kalut. Tertidurlah, kan kuiringi dengan piano tak berdenting.

About Hajid Al Mahdy

Hajid Al Mahdy, sebuah nama pena. Seorang Muslim yang berdarah Minang, terlahir pada tahun 1992. Memiliki golongan darah AB. Saat ini masih berstatus mahasiswa di Yogyakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: