RSS Feed

Salah Kalender

kalendarz

Alkisah seorang Ayah yang telah berusia 50 tahun tinggal bersama keluarganya yang sederhana. Ia hidup bersama istri dan 1 orang anaknya dalam sebuah rumah kontrakan berukuran kecil di pemukiman padat penduduk. Pekerjaan beliau adalah sebagai pekerja bangunan. Ya, hidup di Jakarta sangatlah sulit untuk mencari pekerjaan dengan latar pendidikan yang tidak tinggi.

Seperti layaknya orang bekerja, setiap pagi beliau berangkat pagi dan menjelang magrib beliau sampai di rumah. Tapi yang tidak layak adalah beliau setiap hari berangkat bekerja tanpa mengenal kata libur.

Sang anakpun bertanya kepada sang ayah, “Ayah hari libur masih kerja juga?

Dengan tersenyum sang ayahpun menjawab “Iya nak, ayah kerja, kemarin salah beli kalender, gak ada tanggal merah di kalender yang ayah beli.

Terkadang, kita tak pernah menyadari betapa besar pengorbanan orang tua dalam mencari nafkah untuk kita. Semenjak kita lahir, beliau telah menikmati lelah perjuangan menghidupi kita. Sedikitpun tak terlihat wajah kelelahan darinya sekalipun umur yang sudah cukup lanjut itu menyelimuti harinya. Riuh senang senantiasa terlihat tatkala beliau berkumpul bersama keluarganya.

Dengan bermodalkan niat ikhlas dan prinsip kuat yang selama ini beliau pegang “Allah masih dan akan selalu Kaya, jadi gak ada alasan untuk takut menjadi miskin”, tanpa ragu beliau menyekolahkan anaknya. Hingga akhirnya, sang anakpun telah lulus menjadi seorang sarjana. Raut wajah senang dan bangga karena cita-citanya selama ini telah terwujud untuk bisa menjadikan anaknya seorang sarjana walaupun dengan kondisi yang bisa di bilang pas-pasan. Semangat sang ayah untuk terus bekerja tidak pernah berhenti.

“Ayah, ayah sekarang istirahat saja ya, sudah cukup perjuangan ayah selama ini. Sekarang ijinkan anakmu ini untuk membalas semua jasa-jasamu dan mohon berikan kalendermu yang salah kau beli itu agar aku bisa mengganti tanggal-tanggal di kalender itu dengan hari libur yang paling indah untukmu”.

About Hajid Al Mahdy

Hajid Al Mahdy, sebuah nama pena. Seorang Muslim yang berdarah Minang, terlahir pada tahun 1992. Memiliki golongan darah AB. Saat ini masih berstatus mahasiswa di Yogyakarta.

2 responses »

  1. Gw mau nya tgl merah mulu😦 jadi mikir …

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: