RSS Feed

Monthly Archives: July 2013

Keutamaan Ramadhan

ramadhan

Imam Malik rahimahullah biasa bertanya kepada para sahabatnya tentang cara dan bentuk amalan apa yang mereka lakukan agar ibadah Ramadhan tahun ini menjadi lebih baik dari sebelumnya, menjawab pertanyaan di atas berikut beberapa amalan utama selama Ramadhan :

  • Berpuasa dengan ilmu dan kualitas terbaik lewat cara merasakan hubungan langsung dan tanpa perantara apalagi penghalang antara kita dengan Allah azza wa jalla.

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata, Rasulullah SAW. bersabda: “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah SWT. berfirman:”Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraan ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari dan Muslim, ini lafadz Muslim)

Advertisements

Mari Berlomba

berlomba1Kita harus selalu menempatkan diri kita untuk selalu berlomba. Baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Tujuannya untuk meningkatkan diri. Dengan berlomba maka kita dipicu untuk terus memperbaiki diri, menempa diri menjadi lebih baik dan menyadari bahwa ada orang lain yang juga ingin mencapai target yang sama.

Demikian halnya di bulan Ramadhan ini. Kita bisa berlomba, minimal terhadap diri sendiri untuk melakukan yang terbaik dalam mendapatkan rahmat dan berkah bulan Ramadhan. Puasa, menjalankan amalan2 sunnah, khatam Al-Qur’an, sedekah dsb. Bahkan Allah menyatakan kata ‘berlomba’ dalam kalam-Nya.  Read the rest of this entry

Tak Ada Faedahnya?


Seorang kakek tinggal di sebuah perkebunan di kaki pegunungan yang indah bersama seorang cucunya yang masih kecil. Sang kakek selalu bangun subuh untuk shalat tahajjud dan dilanjutkan dengan shalat subuh. Setelah itu ia duduk di hadapan sebuah meja untuk membaca al Qur’an.

Sang cucu ingin sekali meniru kakeknya dalam segala hal. Ia menirukan setiap gerakan dan perbuatan yang dilakukan oleh kakeknya.

Pada suatu hari ia bertanya kepada kakeknya, “Wahai kakek, aku sudah berusaha dengan serius untuk membaca al Qur’an seperti yang engkau lakukan, akan tetapi setiap kali aku berusaha membacanya aku tidak dapat banyak memahaminya. Kalaupun aku faham tentang sesuatu cepat sekali hilang dari ingatanku. Baru saja aku menutup mushaf al Qur’an berangsur-angsur hilang dari memoriku apa yang sudah aku fahami itu. Jadi apa gunanya membaca al Qur’an banyak-banyak?

Read the rest of this entry

Haritsah bin Syuraqah

Suatu hari ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berjalan di kota Madinah beliau berpapasan dengan seorang sahabat yang bernama Haritsah bin Suraqoh. Maka seraya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya kepadanya dan mengatakan: “Ya Haritsah bagaimana keadaanmu di pagi hari ini?”.

Maka menjawab Haritsah: “Ya Rasulallah aku di pagi hari ini telah mencapai hakekat keimanan”.

Ketika mendengar jawaban tersebut Rasul pun berkata kepadanya: “Ya Haritsah segala sesuatu ada buktinya, dan mana bukti dari hakekat imananmu?”.

Read the rest of this entry

Shuhaib bin Sinan

Pada suatu hari, ‘Ammar bin Yasir, mengisahkan peristiwa yang terjadi pada waktu itu. “Saya berjumpa dengan Shuhaib bin Sinan di muka pintu rumah Arqam, ketika itu Rasulullah Saw. sedang berada di dalamnya. “Hendak ke mana kamu?” tanya saya kepadanya. “Dan, kamu hendak ke mana?” jawabnya balik bertanya.

“Saya hendak menjumpai Muhammad Saw. untuk mendengarkan ucapannya,” kata saya. “Saya juga hendak menjumpainya,” ujarnya pula.

Read the rest of this entry