RSS Feed

Tag Archives: dakwah

Kerja adalah..

W = \int_{C} \vec F \cdot \vec{ds}

Kerja (Work), atau usaha sebagaimana didefinisikan oleh persamaan di atas adalah energi yang disalurkan oleh sebuah gaya sehingga menghasilkan gerak atau terjadi perpindahan. Persamaan di atas mengandung sebuah integral C, yang mana merupakan lintasan gerak benda.

Hal yang perlu digarisbawahi dari persamaan di atas adalah adanya unsur gaya (F), dan unsur perpindahan (ds). Gaya adalah besaran vektor. Artinya dalam persamaan gaya membutuhkan arah, tidak hanya besaran/nilai saja. Sedangkan Usaha (W) itu sendiri adalah besaran skalar yang merupakan hasil perkalian titik F dan ds. W bisa bernilai positif maupun negatif.

Read the rest of this entry

Advertisements

Tiga Tugas Da’i

Ahad lalu (16/6/2013) saya mendapat tugas untuk menjadi salah satu pemantik diskusi pada Nadwah (Seminar) yang diselenggarakan di Islamic Center, Seturan, Jogjakarta. Tema yang ditugaskan oleh panitia kepada saya yaitu “Tinjauan Risalah Dakwatuna terkait Kategorisasi Objek Dakwah dalam Konteks Kekinian.”

Topik ini sangat berat bagi saya, mengingat saya harus mendalami konsep pemikiran Ikhwanul Muslimin yang digariskan oleh Hasan Al-Banna. Terutama sekali yang berkaitan dengan “Risalah Dakwatuna”.

Saat berlangsungnya diskusi, ada satu pertanyaan menarik yang diajukan oleh peserta kepada saya :

Read the rest of this entry

Empat Golongan Objek Dakwah

Hasan al Banna

Kami hanya ingin agar kelak –dalam menyikapi dakwah kami– orang akan masuk ke dalam salah satu dari empat golongan berikut :

  1. Golongan Mukmin

Mereka adalah orang-orang yang meyakini kebenaran dakwah kami, percaya pada perkataan kami, mengagumi prinsip-prinsip kami, dan menemukan padanya kebaikan yang menenangkan jiwanya. Kepada orang yang seperti ini kami mengajak untuk segera bergabung dan bekerja bersama kami agar jumlah para mujahid semakin banyak, dan agar dengan tambahan suara mereka, suara para da’i akan semakin meninggi.

Read the rest of this entry

Refleksi Anak Rohis

Suatu ketika di suatu SMA, diceritakanlah seorang laki-laki yang sedang menjalin hubungan pacaran dengan seorang wanita…

Lelaki ini bernama M, dan memiliki seorang sahabat bernama N. Suatu ketika, si N ini menasihati si M untuk tidak pacaran karena menurutnya pada saat itu, pacaran adalah hal yang diharamkan agama. Si N ini adalah anggota ROHIS di SMA

Read the rest of this entry

Bagaimana Memulai Dakwah?

Dakwah adalah cinta
*oleh : Ust. Abdullah Haidir

Tumbuhnya pemahaman Islam yang baik dan benar setelah sekian lama berkubang dengan kekeliruan dan kekhilafan, sementara sekelilingnya masih banyak individu muslim bahkan orang-orang terdekatnya yang kehidupan agamanya masih memprihatinkan, biasanya melahirkan keinginan yang besar untuk berda’wah. Hal ini tentu saja sangat positif, tapi bagaimanapun juga harus dikelola dengan baik sesuai situasi dan kondisinya, sebab kalau tidak, bisa jadi justru kontraproduktif.

Kita tentu masih ingat kisah Abu Dzar Al Ghifari ketika masih baru memeluk Islam, seketika itu juga berdiri di depan Ka’bah dan menyerukan Islam kepada orang-orang kafir Quraisy yang berujung pada mendaratnya pukulan bertubi-tubi di tubuhnya dari orang-orang kafir tersebut hingga dirinya pingsan, begitu seterusnya terjadi beberapa kali, hingga akhirnya Rasulullah saw menasehatinya agar dia pulang saja ke kabilahnya dan berda’wah disana. Dan benar, setelah sekian lama dia berda’wah seluruh kabilahnya masuk Islam.

Read the rest of this entry